Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 24 Juli 2012

20 Manfaat Menakjubkan Puasa Bagi Kesehatan

Selasa, 24 Juli 2012
- Reviewer: OKE | ItemReviewed: 20 Manfaat Menakjubkan Puasa Bagi Kesehatan | Description: 20 Manfaat Menakjubkan Puasa Bagi Kesehatan Rating: 4.5










  • Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL
    and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi
    kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa the penelitian
    “chronobiological” menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme
    penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan
    glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga
    berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.



  • Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan
    tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat
    marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin
    akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer,
    meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan
    menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga
    menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah.
    Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh
    darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.



  • Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125
    juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi. Saat puasa
    terjdi perubahan dan konversi yang massif dalam asam amino yang terakumulasi
    dari makanan. Sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang.
    Sehingga memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi
    fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan
    asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas
    protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru dan
    membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati.



  • Puasa bisa menurunkan kadar gula darah,
    kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat
    dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol
    tinggi, kegemukan dan darah tinggi. Dalam kondisi tertentu, seorang pasien
    bahkan dibolehkan berpuasa, kecuali mereka yang menderita sakit diabetes yang
    sudah parah, jantung koroner dan batu ginjal. Puasa dapat menjaga perut yang
    penuh disebabkan banyak makan adalah penyebab utama kepada bermacam-macam
    penyakit khususnya obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang
    diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya.



  • Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari
    segi kesehatan adalah membersihkan usus-usus, memperbaiki kerja pencernaan,
    membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan
    kelebihan lemak di perut.



  • Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan
    nafsu. Karena berlebihan, balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri,
    bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta
    mengakibatkan kelengahan.



  • Penghentian konsumsi air selama puasa sangat
    efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan
    osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam
    keadaan tertentu hal ini akan member perlindungan terhadap fungsi ginjal.
    Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah.
    Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme local pengatur pembuluh darah
    dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah
    merah.



  • Dalam keadaan puasa ternyata dapat
    meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi
    pengkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah
    putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Perubahan
    aksidental lipoprotein yang berkepadatan rendah (LDL), tanpa diikuti penambahan
    HDL. LDL merupakan model lipoprotein yang meberika pengaruh stumulatif bagi
    respon imunitas tubuh.



  • Pada pelitian terbaru menunjukkan bahwa
    terjadi penurunan kadar apobetta, menaikkan kadar apoalfa1 dibandingkan sebelum
    puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan seragan penyakit jantung dan pembuluh
    darah.



  • Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa
    pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi
    makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan pengeluaran hormon sistem
    pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut
    merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.



  • Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada
    kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon
    testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata
    hasil akhir kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan
    sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh
    ke dua testis.



  • Manfaat lain yang perlu penelitian lebih jauh
    adalah pengaruh puasa pada membaiknya penderita radang persendian (encok) atau
    rematoid arthritis. Parameter yang diteliti adalah fungsi sel penetral
    (netrofil) dan progresifitas klinis penderita. Penelitian tersebut menyimpulkan
    bahwa terdapat korelasi antara membaiknya radang sendi dan peningkatan
    kemampuan sel penetral dalam membasmi bakteri.



  • Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme
    dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual
    laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron),
    perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar berbagai
    hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon
    testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu
    jaringan kesuburan. Namun hanya bersifat sementara karena beberapa hari setelah
    puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi
    sebelumnya.



  • Bahkan seorang peneliti di Moskow melakukan
    penelitian pada seribu penderita kelainan mental termasuk sizofrenia. Ternyata
    dengan puasa sekitar 65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna.
    Berbagai penelitian lainnya menunjukkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi
    resiko kompilkasi kegemukan, melindungi tubuh dari batu ginjal, meredam gejolak
    seksual kalangan muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi



  • Pikiran kita yang melambat ketika lapar,
    ternyata menjadi lebih tajam. Secara instingtif, bukti ilmiah ini bisa diterima
    terkait dengan fakta bahwa dalam banyak hal, masalah lapar adalah masalah
    kelanjutan hidup. Jadi wajar saja, jika rasa lapar membuat pikiran semakin
    tajam dan kreatif. Sekelompok mahasiswa di University of Chicago diminta
    berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental
    mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat
    nilai “remarkable”.



  • Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit
    jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. Karena setan
    masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah. Dengan berpuasa, maka dia
    aman dari gangguan setan, kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. Karena itu Nabi
    shallallahu ‘alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi
    nafsu syahwat nikah, sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah
    dengan berpuasa.



  • Seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang
    bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa untuk hasil yang lebih dari sekedar manfaat
    fisik, yaitu agar mendapatkan manfaat mental dari aktivitas berpuasa, seseorang
    harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.



  • Ilmuwan psikiater lainnya yaitu Dr. E.A.
    Moras, mengatakan bahwa seorang pasien wanitanya telah menderita sakit mental
    selama lebih dari delapan bulan. Wanita itu telah berobat kesana-kemari
    termasuk ke para ahli saraf dengan hasil kurang memuaskan. Ia memintanya untuk
    berpuasa. Wanita itu mengalami perbaikan kondisi mental, dan bahkan dinyatakan
    sembuh setelah berpuasa selama lima minggu. Di dalam otak kita, ada sel yang
    disebut dengan “neuroglial cells”. Fungsinya adalah sebagai pembersih dan
    penyehat otak. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan
    “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini.



  • Sebuah tulisan penelitian yang dilakukan Dr.
    Ratey, seorang psikiaters dari Harvard, mengungkapkan bahwa pengaturan dan
    pembatasan asupan kalori akan meningkatkan kinerja otak. Dr. Ratey melakukan
    penelitian terhadap mereka yang berpuasa dan memantau otak mereka dengan alat
    yang disebut “functional Magnetic Resonance Imaging” (fMRI). Hasil pemantauan
    itu menyimpulkan bahwa setiap individu obyek menunjukkan aktivitas “motor
    cortex” yang meningkat secara konsisten dan signifikan.



  • Ilmuwan di bidang neurologi yang bernama Mark
    Mattson, Ph.D., seorang kepala laboratorium neuroscience di NIH’s National
    Institute on Aging. Dalam hasil penelitiannya menunjukkan bahwa diet yang tepat
    seperti berpuasa, secara signifikan bisa melindungi otak dari penyakit
    de-generatif seperti Alzheimer atau Parkinson. Hasil penelitiannya menunjukkan,
    bahwa diet dengan membatasi masukan kalori 30% sampai 50% dari tingkat normal,
    berdampak pada menurunnya denyut jantung dan tekanan darah, dan sekaligus
    peremajaan sel-sel otak.













































0 komentar:

Posting Komentar

 

ID Blogger

Blogger