Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 06 Juli 2012

Orang-Orang Jenius dengan IQ Lebih dari 200

Jumat, 06 Juli 2012
- Reviewer: OKE | ItemReviewed: Orang-Orang Jenius dengan IQ Lebih dari 200 | Description: Orang-Orang Jenius dengan IQ Lebih dari 200 Rating: 4.5


DuniaQ Duniamu





Beberapa orang di dunia terlahir dengan kecerdasan otak yang luar biasa.
Kebanyakan ilmuwan pada jaman Albert Einstein memiliki skor intelektual
(IQ/Inteligence Quotient) antara 160 sampai 200, tetapi ada beberapa orang yang
memiliki IQ lebih dari 200.





Berikut 8 orang yang memiliki IQ lebih dari 200, seperti dilansir eoht,
yaitu:





1. Joseph N. Hall





Joseph N. Hall dilahirkan
pada tahun 1996 di San Fransisco. Pada saat usianya 9 tahun, IQ Hall bahkan tidak
dapat diukur dengan tes kecerdasan yang sederhana. Hall masuk ke perguruan
tinggi pada usia 11 tahun.





2. Christopher Otway





Otway lahir pada tahun 1977 dan telah menunjukkan bakat yang luar biasa
sejak masih balita. Dirinya mulai belajar sendiri membaca sebelum usia 2 tahun.
Ketika usianya 4 tahun, Otway telah gemar membaca buku-buku ensiklopedi. Di
usia 11 tahun, Otway memiliki mental yang sama dengan orang dengan usia 22
tahun.





3. Marta Eugenia Rodiguez





Marta lahir pada tahun 1969 dengan IQ 218. Ketika usianya 12
tahun, Institut de Investigaciones Científicas memberikan beasiswa kepada Marta
untuk melakukan penelitian terhadap lebih dari 20 disiplin ilmu yang berbeda.
Padahal kala itu dirinya sedang menempuh pendidikan di SMA.





Selama 20 tahun Marta telah meneliti kecerdasan manusia dan menciptakan
dua program studi di Spanyol dan mengajar anak-anak dan orang dewasa untuk
mengembangkan kapasitas intelektual.





4. Ian Baker





Baker lahir pada tahun 1980 dan dapat berbicara kata-kata pertamanya
pada usia 12 bulan. Sebelum genap berusia 2 tahun, Baker telah dapat membaca
dan berhitung. Pada usia 9 tahun, Baker diketahui memiliki usia mental yang
sama seperti orang yang berusia 18 tahun.





5. Gena Leung





Leung lahir pada tahun 1983 dengan IQ 210.
Kecerdasan otaknya tampak ketika dirinya mengajarkan cara membaca pada
teman-teman sebayanya ketika berusia 5 sampai 7 tahun. Ketika Leung berusia 10
tahun, dirinya mulai mempelajari bahasa Perancis, Latin, dan Jepang.





Leung memperoleh gelar sarjana sains bidang Matematika pada usia
13 tahun. Ternyata kecerdasan otak Leung tidak hanya menyangkut akademik saja,
tetapi dirinya juga memiliki bakat bermain biola hingga mendapatkan sertifikasi
atas keahliannya pada usia 16 tahun.





Sayangnya pada usia 18 tahun, Leung didiagnosa menderita depresi dan
harus menjalani pengobatan yang mengharuskan cuti dari universitas selama satu
tahun. Tetapi kemudian di usia 20 tahun, Leung berhasil mendapatkan gelar
sarjana di bidang ilmu kedokteran.





6. Gregory Smith





Gregory Smith lahir pada tahun 1989 di Pennsylvania. Smith lulus SMA
pada usia 10 tahun dan mampu menyelesaikan kuliahnya dengan predikat cumlaude
pada usia 13 tahun dengan gelar sarjana sains bidang Matematika, Sejarah dan
Biologi dari Randolph-Macon College.





Smith berencana untuk memperoleh empat gelar profesor di bidang
matematika, ilmu antariksa, hubungan internasional, dan penelitian biomedis
pada tahun 2016 nanti, ketika usianya 27 tahun.





7. Ivan Cherevko





Ivan Cherevko lahir pada tahun 1991 dengan IQ lebih dari 200.
Kejeniusannya telah tampak sejak usia 3 tahun melalui kemampuannya membaca di
usia balita.





Ketika berusia 8 tahun, Cherevko bahkan mulai mempelajari ilmu
pengetahuan alam, hukum dan bahasa asing. Pada usia 10 tahun, Cherevko berhasil
menerbitkan buku hasil karyanya sendiri yang berisikan puisi dengan tema
mikrobiologi.





Karena kemampuan otaknya yang lebih dibanding teman-teman sebayanya,
Cherevko langsung menempuh pendidikan di Kyiv-Mohyla Academy dan Ukrainian
university pada usia 12 tahun.





Cherevko yang kala itu mulai menginjak usia remaja, berhasil
mengembangkan teori analitis dari manajemen penyimpanan limbah padat perkotaan
dan daur ulang. Suatu teori yang mungkin hanya dapat dipahami oleh orang yang
telah menempuh pendidikan pasca sarjana.





8. Adrian Seng





Adrian Seng terlahir dengan IQ 233 pada tahun 1993. Adrian mulai
berbicara di usia 13 bulan dan mulai belajar membaca sebelum usianya genap 2
tahun.





Sehingga ketika menginjak usia 3 tahu, dirinya telah dapat membaca,
menulis dan menyelesaikan perhitungan matematika untuk anak kelas 1 SD. Bahkan
pada usia 3,5 tahun, Adrian telah mampu mengalikan dua digit angka di luar
kepala.





Ketika usianya 6 tahun, para ilmuwan menyatakan bahwa Adrian memiliki
mental yang sama dengan orang dengan usia 14 tahun. Pada usia 17 tahun, ia
memenangkan beasiswa untuk belajar matematika di sebuah universitas bergengsi
Amerika.


0 komentar:

Posting Komentar

 

ID Blogger

Blogger