Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 07 Juli 2012

Humor Sore

Sabtu, 07 Juli 2012
- Reviewer: OKE | ItemReviewed: Humor Sore | Description: Humor Sore Rating: 4.5


humor sore





Pada pemilihan putri Indonesia 2002 kemarin ada sebuah cerita yang tidak


terekspose. Cerita ini terjadi pada saat seleksi (wawancara) antara Juri
dengan peserta dari DKI. Begini ceritanya... :


Juri : "..........Selanjutnya, tolong anda sebutkan tokoh idola
anda ..."


Putri DKI : "Ehm... sebagai seorang yang nasionalis, saya
mengidolakan orang Indonesia... dia adalah PANGERAN DIPONEGORO"


Begitu mantap dan meyakinkan kata-kata yang meluncur dari putri DKI ini.
Juripun begitu terkesan dan kagum padanya, seorang gadis cantik dan muda
seperti dia ternyata sangat nasionalis dan bangga dengan tokoh dalam negeri.
Kemudian Juri melanjutkan pertanyaan dengan pertanyaan-pertanyaan yang ringan-ringan
saja, tentunya seputar Pangeran Diponegoro.


"Kalau begitu, anda pasti tahu kapan Pangeran Diponegoro meninggal
kan?"


Tapi, reaksi sang putri sangat mengagetkan Juri, dengan terbata-bata dan
penuh rasa kaget dia bertanya, "APPAAA ??? MENINGGAAALLL ???...
INNALILLAAHI ... " Tentu saja Juri ikut-ikutan kaget dan kecewa dengan
reaksi putri DKI itu. Singkat cerita, tanya jawab itu selesai sudah. Tapi,
tidak demikian dengan sang putri DKI... Kabar mengenai meninggalnya Pangeran
Diponegoro sangat menyedihkan hatinya. Sampai di luar ruangan, dia bergegas
menemui salah seorang peserta lainnya, dari Yogya. Tanpa menunda waktu, putri
DKI mengkonfirmasi kebenaran berita meninggalnya sang idola, Pangeran
Diponegoro...


"Mbak, maaf ya... apa benar sih Pangeran Diponegoro sudah
meninggal???", begitu tanya putri DKI kepada putri Yogya. Tentu saja
pertanyaan itu menggelikan bagi putri Yogya... tapi, bagaimanapun dijawabnya
juga,


"Lho, kan sudah lama mbak... masa mbak nggak tahu sih ?"...


Putri DKI langsung memotong, "Ooo, sudah lama ya, kok saya belum
pernah denger ya ? apan sih mbak ???"


Dengan menahan geli, putri Yogya menjawab, "Yaa... sekitar
delapanbelas tigapuluh (1830) mbak... "


Kembali putri DKI memotong, "HAAHH... DELAPANBELAS TIGAPULUH ???
HABIS MAGHRIB DONG !!!"




0 komentar:

Posting Komentar

 

ID Blogger

Blogger