Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 09 Juli 2012

5 Peristiwa Internet yang Bikin Heboh

Senin, 09 Juli 2012
- Reviewer: OKE | ItemReviewed: 5 Peristiwa Internet yang Bikin Heboh | Description: 5 Peristiwa Internet yang Bikin Heboh Rating: 4.5


DuniaQ Duniamu





Aksi DNSChanger bikin geger dunia maya.
Program jahat yang menjangkiti jutaan pengguna komputer pada tahun lalu itu
membuat FBI turun tangan. Imbasnya, 9 Juli ini sejumlah komputer tak bisa tersambung
ke internet.






Diperkirakan, sampai saat ini efek domino dari
serangan DNSChanger itu telah sampai ke pengguna komputer di beberapa kawasan,
di antaranya 64 ribu di Amerika Serikat dan 300 ribu di seluruh dunia.





Tapi tahukah Anda jika peristiwa yang
disebut-sebut sebagai 'kiamat kecil' internet ini bukanlah yang pertama
terjadi. Sebelumnya sudah ada kejadian yang mirip. Memang ada yang benar-benar
terjadi, namun ada pula hanya isapan jempol belaka.





Berikut peristiwa internet yang pernah terjadi
hingga mengakibatkan kehebohan tersendiri dan tidak dipungkiri menimbulkan
kerugian materi tidak sedikit. Seperti detikINET sitat dari GigaOM.





Virus Mellisa





Ini adalah satu dari virus email yang
membuat heboh di akhir tahun 1990-an. Dibuat oleh David L Smith, Mellisa
diketahui pertama kali diketahui pada 26 Maret 1999, setelah sebelumnya
menginfeksi komputer.





Virus Mellisa melumpuhkan email klien sehingga
tidak dapat digunakan, karena dipenuhi dengan email ganda yang diterima dan
dikirim komputer yang terinfeksi.





Walaupun yang dirusak tidak terlalu besar,
namun perusahaan raksasa seperti Lucent, Intel dan Microsoft mematikan fitur
emailnya untuk sementara waktu.





Y2K





Lebih dari USD 300 miliar telah dilaporkan
dihabiskan dalam persiapan untuk mengantisipasi bencana yang disebut Y2K atau
Year 2 Kilo.





Dikutip dari Wikipedia, Y2k adalah kesalahan
perhitungan oleh komputer yang disebabkan oleh sistem penyimpanan tanggal yang
hanya menyediakan dua digit untuk tahun, dengan asumsi bahwa kedua digit
pertama adalah "19".





Hal ini dilakukan pada tahun 60-an ketika komputer
pertama dirancang untuk menghemat media penyimpanan, tapi ketika tahun baru
2000 tiba, komputer dapat menunjukkan tanggal yang berubah dari 31 Desember
1999 ke 1 Januari 1900.





Kesalahan ini dikhawatirkan akan menyebabkan
bencana besar karena komputer juga digunakan untuk mengatur fasilitas-fasilitas
penting seperti PLTN dan pesawat terbang. Sebagai akibatnya banyak perusahaan
di seluruh dunia mengadakan pembaharuan di bidang komputer, baik perangkat
lunak maupun perangkat keras.





Walau ada beberapa masalah di sistem, namun bencana
besar yang ditakutkan tidak benar-benar terjadi.





Virus 'I Love U'





Inilah virus paling terkenal di akhir abad 20.
Virus 'romantis' ini telah menginfeksi 55 juta komputer dan menyebabkan
kerugian hingga miliaran dolar.





Menurut perusahaan software keamanan Symantec,
CIA dan parlemen Inggris terpaksa harus menutup sistem email mereka untuk
menyingkirkan ancaman itu.





Namanya sendiri berasal dari subjek email
yang diterima pengguna. Dan mencapai puncak kerusakan pada 4 Mei 2000.





Email yang berisi virus ini terdiri dari
lampiran yang mengatakan "LOVE-LETTER-FOR-YOU.TXT.vbs". Jika
diaktifkan, worm komputer menimpa semua file pada host, menyerang salinan
dirinya ke setiap file.





Conficker April Mop





Ya, virus ini tepatnya menyebar pada tanggal 1
April 2009. Mengambil tema yang menarik saat itu April Mop, worm conficker ini
mampu menginfeksi hingga 9 sampai 15 juta komputer saat itu.





Virus conficker April Mop ini mengeksploitasi
celah keamanan RPC Dcom MS 08-067 secara de facto telah membuat pusing semua
pengguna komputer di seluruh dunia.





Virus email 'Here You Have'





Ini menjadi salah satu hari tergelap bagi
pengguna internet. Pasalnya, pengguna mendapatkan email dengan subject 'Here
You Have', yang ternyata saat dibuka adalah berisi virus.





Email menyebar ke seluruh dunia, 'memukul' jaringan
organisasi besar seperti Disney, NASA, Comcast, AIG dan Proctor & Gamble.





Virus ini relatif tidak berbahaya dalam hal itu
hanya spam di inbox -- walaupun dalam beberapa kasus membuat karyawan tidak
lagi dapat menggunakan email.





Akan tetapi melihat skala perusahaan yang
terserang virus tersebut, jelas kalau ini bukan program jahat sembarangan.


0 komentar:

Posting Komentar

 

ID Blogger

Blogger