Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 07 Juli 2012

10 Tips Mengmudi Mobil ala Polisi

Sabtu, 07 Juli 2012
- Reviewer: OKE | ItemReviewed: 10 Tips Mengmudi Mobil ala Polisi | Description: 10 Tips Mengmudi Mobil ala Polisi Rating: 4.5


DuniaQ Duniamu


Divisi Humas Mabes Polri memberikan tips mengemudi mobil yang baik dan
benar. Mulai dari menyalakan mobil sampai menghemat BBM.






Berikut tips lengkapnya yang dikutip dari laman Facebook Humas Mabes
Polri:





1. Lakukan pemeriksaan awal kendaraan sebelum melakukan engine start
meliputi pengecekan lampu indikator, kondisi bodi, tekanan angin ban,
pemeriksaan bagian bawah untuk mengecek kebocoran oli, termasuk minyak rem.





2. Berat beban di mobil juga dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar.
Untuk itu ada baiknya keluarkan barang yang tidak diperlukan dari dalam mobil.
Jika di mobil terdapat roof rack dan tidak sedang digunakan sebaiknya dilepas.
Namun, jika Anda menggunakannya untuk membawa barang sebaiknya berkendara
dengan kecepatan rendah agar untuk menghindari barang bawaan terjatuh.





3. Pastikan menggunakan sabuk pengaman (safety belt) dan jangan lupa
mengencangkannya. Karena dapat melindungi si pengguna dari cedera lebih
berat saat terjadi kecelakaan. Cara memakai safety belt dengan benar yaitu
silangkan safety belt dari tulang bahu ke pinggul sebab kedua tulang tersebut
paling kokoh di tubuh manusia.





4. Sesuaikan posisi spion dalam dan samping sehingga pengemudi
dapat melihat semua sudut secara optimal. Pasalnya, setiap mobil pasti memiliki
blind spot area (area yang tidak terlihat pengemudi), sebaiknya lakukan head
check atau menengokkan kepala sesaat sebelum pindah jalur atau berputar.





5. Untuk poin yang kelima ini menyangkut penguasaan setir. Posisi
yang ideal memegang setir, posisikan kedua tangan berada di posisi jam 3 dan 9
karena aman, jika terjadi kecelakaanairbags (kantong udara) akan mengembang
diantara kedua tangan. Selain itu, dapat menyalakan tuas lampu belok maupun
wiper dengan jari bukan dengan tangan.





6. Hilangkan kebiasaan buruk saat mengemudi seperti merokok,
menerima panggilan telepon, makan, minum atau bahkan mengobrol. Karena bila
dilakukan dapat mengganggu konsentrasi mengemudi. Tapi, jika ingin melakukan
hal tersebut, pengemudi sebaiknya berhenti sejenak di tempat aman atau
memastikan telepon selular Anda terhubung dengan hands-free.





7. Saat mengemudi dianjurkan untuk menjaga jarak aman. Pengemudi
defensive selalu menyediakan ruang antara mobil di depan, samping dan belakang.
Dalam hal ini, jangan mengikuti terlalu dekat sebab kita tidak pernah tahu apa
yang akan terjadi kemudian. Semakin banyak ruang semakin banyak waktu tersedia
untuk bereaksi. Menjaga Jarak aman antara kendaraan saat beriringan adalah 3
detik.





8. Teknik pengoperasian gigi transmisi. Walau mobil Anda sudah
menerapkan teknologi yang ramah bahan bakar ternyata tidak menjamin jika
karakter berkendara kebanyakan pengemudi masih buruk. Mesin dengan bahan bakar
bensin rata-rata bekerja optimal di putaran 2.000 - 2.500 rpm. Oleh karena itu,
saat melakukan perpindahan gigi sebaiknya lakukan pada jarak rpm 2.000 sampai
2.500 rpm.





9. Lalu, terkait efisiensi bahan bakar. Ada baiknya memperhatikan
momentum kendaraan. Misalnya, ketika akan mendekati perempatan atau pertigaan
lampu lalu lintas, sebaiknya angkat kaki dari pedal gas lebih awal dan biarkan
mobil meluncur sebelum menginjak pedal rem. Hal ini diklaim mampu menghemat
konsumsi bahan bakar mobil Anda.





10. Terakhir, matikan mesin mobil jika berhenti dan terdiam selama lebih
dari 20 detik (tapi syaratnya mesin mobil harus dalam kondisi mudah start).
Sebab, mesin yang hidup dalam kondisi diam yang lama misal 3 menit sama
halnya dengan Anda melakukan perjalanan sejauh 1 km pada kecepatan konstan 50
km/jam.


0 komentar:

Posting Komentar

 

ID Blogger

Blogger